Conservation Area

 Cagar Alam Sungai Bahewo
Gambar. Sungai Bahewo
Ditunjuk berdasarkan SK. Menhut No.383/Kpts-II/1985 Tanggal 27 Desember 1985 Tentang TGHK (Tata Guna Hutan Kesepakatan)
Posisi.
Secara Administratif berada di Desa Kahyapu dan Desa Kaana. Sungai Bahewo dikenal juga dengan nama Sungai Saung Bangkok oleh masyarakat migran. Dari Bibir Pantai Pelabuhan Ferry Kahyapu berjarak 400 m kearah utara merupakan Kawasan Cagar Alam Sungai Bahewo.
Gangguan
Pada saat ini CA. Sungai Bahewo terancam terhadap aktifitas Perambahan. Karena semakin banyaknya para penduduk migran yang datang untuk berkebun dan membuka areal persawahan. Ditambah lagi Batas Kawasan yang tidak jelas dikarenakan hilang/rusaknnya Pal Batas yang telah dipasang pada tahun 1991/1992 tersebut. Dijumpai pula aktifitas Illegal Loging, perncarian jenis Anggrek Bulan yang merupakan salahsatu Flaora yang dilindungi. Terdapat sekitar 17 Ha Lahan terbuka yang telah menjadi semak belukar, diperkirakan terjadi akibat kebakaran Hutan pada Tahun 2004.

Cagar Alam Teluk Klowe
Gambar. Cagar Alam Teluk Klowe
Ditunjuk berdasarkan SK. Menhut No.383/Kpts-II/1985 Tanggal 27 Desember 1985 Tentang TGHK (Tata Guna Hutan Kesepakatan)
Posisi.
Secara Administratif berada di Desa Kahyapu. Berjarak sekitar 450 m dari bibir pantai Pelabuhan Kahyapu menuju kearah selatan.

Cagar Alam Tanjung Laksaha
Gambar. Cagar Alam Tanjung Lakoha
Ditunjuk berdasarkan SK. Menhut No.383/Kpts-II/1985 Tanggal 27 Desember 1985 Tentang TGHK (Tata Guna Hutan Kesepakatan)
Posisi
Secara Administrtif berada di Desa Banjar Sari. Merupakan Kawasan Paling utara Pulau Enggano.

Cagar Alam Kioyo 1 & 2
Ditunjuk berdasarkan SK. Menhut No.383/Kpts-II/1985 Tanggal 27 Desember 1985 Tentang TGHK (Tata Guna Hutan Kesepakatan) 

Taman Buru Gunung Nanua
Ditunjuk berdasarkan SK Menteru Pertanian No.741/Kpts/Um/II/1978 Tanggal 30 November 1978

(Halaman ini masih dalam upaya dilengkapi)

7 komentar:

  1. Anonim28 Mei

    assalamualaikum wr wb. salam lestari saya mahasiswa ilmu kelautan UNIB ,sangat mendukung conservation di pulau enggano Karena potensi nya sangat besar .
    kebetulan juga saya baru pulang dari sana .
    saya ucapkan terimah kasih kepada BKSDA disana dan SPORC.
    (Randi Anoma PUtra)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walkmslam wr. wr.
      Salam Sukses Buat Bang Dendi Anoma Putra..

      Hapus
  2. Assalamualaikum wr wb
    Perkenalkan pak nama saya Alamsyah, orang Prabumulih 2 jam dari Palembang Sumsel, saat ini sedang giat menulis novel, dan novel pertama saya ini bersetting di Bengkulu dan Enggano, Alhamdulillah akhirnya saya menemukan blog ini semoga bisa membantu saya dalam mencari info-info tentang Enggano. Saya pernah berkunjung ke Bengkulu akhir 2012 lalu namun belum sempat ke Enggano. mudah-mudahan suatu saat nanti saya bisa ke Enggano. trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wlkmslm Bang Alamsyah.. Semoga Abang bisa segera ke Pulau Ini secepatnya sehingga semakin menginspirasi... Sukses buat Novelnya, tetap semangat berkarya, hanya waktu yg paling menghargai sebuah karya...

      Hapus
  3. Assalamualaikum Wr. Wb.
    nama saya zamsari (azzam), Mahasiswa TS UNIHAZ Bengkulu
    setelah otak atik google Map'..saya terkesimak dan sangat menarik untuk ditilik dengan Pontensi Pulau Enggano (masyarakat Pulau Enggano Perlu diFokuskan perhatian Pembangunannya) agar peningkatan/Pemeratan pemabgunan kesejahtraan meningkat, dan Potensi Kaya Budaya dan Kaya Alam yang harus dikelola secara BAIK (meningkatkan, menjaga , melestarikan) dan tentunya akan menambah nilai manfaat bagi warga setempat dan Provinsi Bengkulu. Moga saya bisa secepatnya berkunjung kepulau Enggano .
    salam NUSANTARA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam.. WR.WB..
      Amiiin, terikasih atas kunjungannya ke Blog ini, kami berharap Bang Azzam bisa ikut andil dalam penyelamatan Pulau Enggano. Salam dan Sukses Selalu...

      Hapus
    2. Walaikumsalam.. WR.WB..
      Amiiin, terikasih atas kunjungannya ke Blog ini, kami berharap Bang Azzam bisa ikut andil dalam penyelamatan Pulau Enggano. Salam dan Sukses Selalu...

      Hapus